Posts

MISUNDERSTANDING WITH GOD - 7 - Pikiran Manusia

Image
PIKIRAN MANUSIA Saya pernah mempelajari Neuro Languistic Programing, yaitu tehnik pemrograman pikiran manusia melalui panca indera, yang biasa disebutkan sebagai sugesti. Sugesti adalah peristiwa dimana pikiran bahkan tubuh kita terpengaruh oleh sebuah ide atau gagasan. Banyak orang berkonotasi negatif tentang sugesti, padahal sugesti adalah suatu yang sangat alamiah dan bahkan merupakan perangkat penting dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh ketika seorang perokok mendapatkan sugesti bahwa merokok itu sama dengan membunuh orang yang dikasihi, ketika sugesti ini ditempatkan dengan benar dan waktunya tepat, maka hal tersebut bisa tersimpan sebagai “belief system” dalam pikiran bawah sadarnya, dan akan mempengaruhi pikiran sadar dan pola hidupnya. Ada banyak perokok menjadi tidak suka dengan rokok secara instan setelah disugesti dengan tehnik yang benar. Sekarang saya masuk kepada kerangka yang lebih besar; bagaimana bila seluruh manusia di dunia ini telah tersugesti bahwa...

MISUNDERSTANDING WITH GOD - 6 - Mengapa Allah Harus Turun Menjadi Manusia

MENGAPA ALLAH HARUS TURUN MENJADI MANUSIA Banyak orang berpikir bahwa tidak mungkin Allah menjadi manusia dalam rupa Yesus, bahkan orang Israel sendiri tidak mengakui bahwa Yesus adalah Allah yang menjadi manusia, mereka tetap pada pendiriannya bahwa Yesus hanyalah manusia biasa, mungkin kalau mau disetarakan ya sama seperti Nabi-Nabi yang pernah diutus Allah. Tapi Yesus bukanlah Allah. Di bab ini saya mencoba menyingkapkan mengenai siapa Yesus dan siapa manusia. Saya percaya bahwa setelah anda mambaca bab ini, anda mulai mengerti mengenai karya penyelamatan Allah atas manusia. Ketika Allah menciptakan manusia, Dia menghembuskan Nephesh – Roh Allah ke dalam manusia, sehingga terjadi kehidupan. Allah tidak pernah melakukan hal yang sama kepada ciptaan lainnya. Ketika Roh-Nya masuk dalam setiap sel kehidupan manusia, sebenarnya DNA Allah itu sudah ada di dalam diri manusia. Saat seorang pria membuahi wanita, kemudian wanita itu mengandung dan melahirkan seorang bayi, maka ...

MISUNDERSTANDING WITH GOD - 5 - Menara Babel

MENARA BABEL Salah satu legenda terkenal di dalam kitab Taurat Musa adalah kejadian Menara Babel, tempat dimana Allah mengacaukan bahasa sehingga ada berbagai macam bahasa dunia saat ini. Peristiwa Menara Babel sering dikonotasikan negatif tentang manusia yang mau menyamai Allah. Dulu waktu saya sekolah minggu, dan saat anak-anak saya sekolah minggu paradigma ini masih tetap tidak berubah, yaitu cerita karena manusia mau menyamai TUHAN maka TUHAN turun ke bumi untuk mengacaukan bahasa mereka sehingga rencana mereka gagal. Setelah saya merenungkan mengenai menara Babel ini, tiba tiba timbul rasa ingin tahu saya mengapa manusia sampai punya pikiran membangun menara yang ujungnya sampai ke langit untuk mereka tinggal bersama-sama. Dan seandainya itu terjadipun bukankah hal itu baik ketika manusia bersatu gotong royong untuk sebuah kehidupan yang lebih baik? Mengapa Allah begitu sombong sehingga Dia mengacaukan rencana manusia itu, apakah Allah takut terhadap manusia? Dalam pe...

MISUNDERSTANDING WITH GOD - 4 - Pelajaran dari Ayub

PELAJARAN DARI AYUB Saya percaya pembaca pasti pernah tahu cerita mengenai Ayub. Bagaimana Ayub dikatakan sebagai orang yang saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Namun bila kita membaca Ayub 1:5 ada sesuatu yang janggal disana, yaitu Ayub meragukan apakah kehidupan anak-anaknya berkenan di hadapan Allah atau tidak; dan untuk amannya dia mempersembahkan korban bakaran untuk menguduskan anak-anaknya. Pertanyaan saya adalah bagaimana seorang yang hidup takut akan Allah tidak mempercayai bahwa anak-anaknya pun akan hidup seperti dirinya? Saya juga teringat akan kisah bagaimana anak-anak seorang Imam Eli hidup tidak takut akan Tuhan. Bahkan secara pribadi saya mengalami dalam keluarga besar bagaimana seorang gembala sidang yang menurut pengamatan saya adalah seorang yang sangat setia dan mencintai Tuhan bisa memiliki anak yang tidak takut akan Tuhan. Jawabannya ada di Ayub 42:5 “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang matak...

MISUNDERSTANDING WITH GOD - 3 - Adam & Hawa

Adam & Hawa Ketika Allah menciptakan manusia pertama Dia memerintahkan Adam untuk tidak makan buah yang berada di tengah taman, yaitu buah pengetahuan baik dan jahat, atau bila dikenan saya mengebutnya sebagai buah keraguan. Dan saat memberi perintah itu, Tuhan tidak pernah bicara tentang hukuman, tetapi konsekuensi atas perbuatan. Kematian terjadi atas perbuatan, bukan karena hukuman. Contoh adalah ketika kita melanggar aturan lalu lintas dan akhirnya kita tertabrak sehingga meninggal itu adalah kematian yang terjadi atas konsekuensi dari pelanggaran. Apabila kematian terjadi atas hukuman, maka contohnya ketika kita melanggar aturan lalu lintas, kita tertabrak namun tidak mati, nah karena kita melanggar, dibawa ke kantor polisi dan disana kita ditembak mati karena melanggar aturan. Jadi bedanya sangat jauh. Yang dikatakan Allah kepada Adam dan Hawa adalah ketika kamu memakannya maka kamu akan mati, konsekuensi atas perbuatan. Bila kita baca perintah Allah ini dari kacamata ...